Book Review #9

The hate you give

by Angie thomas

Terbit 2017 (terjemahan)

488 halaman

Terbitan GPU.

“Itu sebabnya orang-orang berbicara, kan? Karena keadaan tidak akan berubah kalau kita tidak mengatakan apa-apa?”


Starr carter merupakan gadis berkulit hitam yang berusia enam belas tahun. Ia tinggal di lingkungan kumuh tempatnya tumbuh, dan bersekolah di SMA bergengsi di pinggiran kota. Keseimbangwn dua dunia yang ia jaga mati-matian itu hancur saat Starr menjadi satu-satunya saksi dalam tragedi penembakan sahabatnya, Khalil oleh seorang polisi. Padahal saat itu Khalil tidak bersenjata.

“Berani bukan berarti kau tidak takut, Starr. Tapi tetap mau melanjutkan walaupun kau takut. Dan itulah yang kaulakukan.”

Buku ini menceritakan mengenai konflik yang terjadi atas perbedaan warna kulit. Banyak yang kerap menjadi korban akibat warna kulit mereka, dan Angie thomas menggambarkan itu dengan baik.


The hate U give Little infants Fucks Everybody.
T-H-U-G L-I-F-E.

Starr adalah seorang gadis remaja yang kehilangan Sahabat kecilnya tepat didepan matanya oleh seorang polisi. Semua ia lakukan demi mendapat keadilan untuk Khalil, tetapi itu tidak pernah terjadi.

Lingkungan rumahnya yang tidak aman pun kerap tidak diperdulikan oleh para polisi. Keadilan yang ada di wilayah hidup ‘kulit hitam‘ tidak sama dengan di wilayah lain.

Dalam lingkungan itu, terbagi menjadi beberapa wilayah yang dipimpin oleh para lord, atau yang bisa kamu sebut sebagai ketua Gang.

Banyak rumor mengenai Khalil yang merupakan seorang Lord- pengedar narkoba, dan hal itu membuat banyak pertanyaan timbul di benak Starr.

“Begitu kita melihat betapa rapuhnya seseorang, itu seperti melihat mereka terlanjang- kita tak bisa menatap mereka dengan pandangan yang sama lagi.”

Starr melakukan segalanya untuk keadilan Khalil, tetapi segala usaha itu sia-sia. Para pihak berwenang itu tidak melakukan apapun, tidak bahkan tuntutan bagi sang petugas yang menembak Khalil.

“Kadang-kadang kita melakukan semuanya dengan benar tapi tetap saja ada masalah. Kuncinya adalah jangan pernah berhenti berbuat benar.”

Starr dan keluarganya diancam oleh seorang lord akibat ketidaksengajaan Starr yang mengungkapkan kebenaran, yang ternyata malah memancing amukan sang lord, dan membuat hidup Starr semakin rumit.

Dengan konflik yang juga jadi dengan sahabatnya, aku kagum dengan Starr yang dapat terus tegar. Tentu saja ia tidak melakukannya sendiri, melainkan ia memiliki keluarga yang menyayangi dan mendukung-nya.

Masa bodoh. Aku tidak akan meminta maaf atas perasaanku. Silahkan saja orang mau bilang apa.”

Banyak hal yang aku sukai dari cerita ini, selain bahwa cerita ini terinspirasi dari kondisi nyata –sekarang ataupun masalalu- yang membuat kisah ini menarik adalah keharmonisan keluarga mereka. Bagaimanapun kondisinya, mereka selalu ada untuk satu sama lain.

Aku amat terhibur membaca cerita ini. Banyak interaksi lucu yang terjadi entah antara Starr dengan ayahnya, ataupun dengan anggota keluarganya yang lain.

tapi yang paling utama, bagian favoritku adalah interaksi Starr dengan pacarnya- Chris.

Selain pemuda itu amat baik, ia juga amat pengertian, dan ia tulus. Meskipun banyak yang berkata jika seorang pemuda kulit putih tidak seharusnya berpacaran dengan seorang gadis kulit hitam, ia tidak memperdulikannya.

Kau bahkan tak memberiku kesempatan untuk membuktikan kau salah. Aku ingin ada untukmu. Kau harus mengizinkanku masuk.”

Chris benar-benar merupakan pemuda yang manis. Ia kerap berbuat hal konyol untuk menghibur atau membuat Starr tertawa.


Rating-ku : ☆☆☆☆☆ 4.7

(Rating instagram-ku salah. Sebagai permintaan maaf, ini bagian favoritku.)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑

%d bloggers like this: